DESAGLOBAL.ID, Jember - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendorong 27 peserta Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) untuk meningkatkan nilai tambah terhadap produk-produk ekonomi kreatif yang dihasilkan dengan memaksimalkan promosi melalui digital.

 

Menparekraf Sandiaga Uno dalam Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2022 di Lippo Mall, Jember, Jawa Timur, Minggu (7/8/2022), menyampaikan pentingnya promosi digital bagi para pelaku ekonomi kreatif sehingga dapat mendukung upaya bersama dalam mendorong kebangkitan ekonomi dengan terbukanya peluang usaha dan lapangan kerja.

 

“Harapan yang disebarkan 27 peserta AKI ini luar biasa, mereka menembus imajinasi untuk menghasilkan produk-produk terbaik. Tadi ada adik kecil kita, Raya, yang produknya sukses menghasilkan nilai tambah. Kami juga mendorong para peserta untuk beradaptasi dengan digitalisasi atau memasarkan produk-produknya melalui digital,” ujar Menparekraf Sandiaga Uno.

 

AKI adalah salah satu program unggulan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang menyasar 16 kabupaten atau kota di Indonesia. Acara tersebut menjadi wahana promosi yang efektif sehingga diharapkan ekonomi masyarakat dapat meningkat.

"Ini adalah bentuk dukungan kita kepada UMKM Jember, karena Jember memiliki ragam potensi ekonomi kreatif yang sangat baik. Mulai dari produk kuliner sampai juga produk yang berkaitan dengan wisata,” katanya.

 

Hal tersebut, kata Menparekraf Sandiaga, juga sejalan dengan pembangunan yang berbasis teknologi. Ia berharap penyelenggaraan pameran AKI 2022 dapat memperluas pasar produk dari para pelaku ekonomi kreatif dan mendorong daya beli masyarakat.

 

Selain itu, kehadiran AKI diharapkan mendukung kampanye #BanggaBuatanIndonesia dan mendorong target menciptakan 1,1 juta lapangan kerja baru pada tahun ini dan 4,4 juta pada tahun 2024.

 

"Optimisme kebangkitan itu terlihat dari tampilan 27 peserta Apresiasi Kreasi Indonesia. Mereka lah ujung tombak yang akan membuka 1,1 juta lapangan pekerjaan baru," kata Sandiaga.

Turut hadir mendampingi Menparekraf Staf Khusus Bidang Pengamanan Destinasi Wisata dan Isu-Isu Strategis, Ario Prawiseso; Direktur Industri Kreatif Fesyen, Desain, dan Kuliner Kemenparekraf/Baparekraf, Yuke Sri Rahayu; Direktur Industri Kreatif Film, Televisi, dan Animasi Kemenparekraf/Baparekraf, Syaifullah Agam; Direktur Tata Kelola Destinasi dan Pariwisata Berkelanjutan Kemenparekraf/Baparekraf, Indra Ni Tua; serta Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf, I Gusti Ayu Dewi Hendriyani.* (na-rls)